Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Reblogged from This Black Sista's Page:

http://widgets.vodpod.com/w/video_embed/Video.15628943

I was revising the page at right regarding news of the aftermath of the Tohoku Earthquake from the Soka Gakkai and its members, and particularly from Gakkai leaders like President Ikeda, when I came across this news.  Frankly, I’m a bit revolted.  Ya know, this seems a lot like Grey Line and other tourist concerns conducting trips into the…

Read more… 1.176 more words

bulan yang meredup……

aku berakhir dengan kesunyian
aku hilang dalam langkah yang gontai
aku terjerat dalam keremangan malam
berharap ada penolong yang membawaku keluar dari sini
oh Tuhannnnn
aku sendirian ditengah sepi ini
malang melintang merajaku dalam sakit yang tak tertahankan
seolah berkata
bulan saja enggan menemani jalanku yang terbata-bata
sunyi dan senyap pun enggan tuk meramaikan suasana.
aku sendiri
benar-benar sendiri…..

tlah kulalui malam-malam sebelumnya dengan harapan yang menggugah jiwa.
tlah kusampaikan sebelumnya pada jiwa-jiwa yang tenang.
santunkan hati dengan raga yang ikhlas.
beri aku petunjuk akan jalan yang ku tempuh. lelah rasanya menghadapi setiap musim dalam kesendirian yang terpatri.
inginku coba menggapai asa dalam keremangan. melewati sinar kelam dalam kabut yang membahana.
patahkan aral yang melintang dengan harapan pasti, esok akan kembali indah.
dimalam yang sunyi ini, ku menanti akan hadirnya sinar itu lagi, cahaya terang dalam kegelapan, yang membawa ku damai dalam angan yang indah.
ingin ku ukir kembali, setiap kenangan itu.
mengubah hari membentuk senja dalam setiap langkah dan kenangan.
seandainya dapat, inginku ambil dan kubawa dalam rengkuhan gema yang mengisi relung setiap sudut hidup ini.
alangkah bahagianya stiap saat dapat bersama rembulan yang bersinar.
menanti kabar akan perjalanan menuju keabadian.

namun, sinar itu kini tak kunjung ku temui,

hilang dalam gelapnya malam,

hancurkan asa yang tak pernah  ku inginkan

kapan kah asa itu akan kembali terpatri dalam sinaran hati???

satu kata yang slalu terngiang, semangat semangat dan semangat. mungkin itu suatu hal yang bisa aku lakukan saat ini. aku lemah dalam ketegaranku, aku letih dengan angan yang terlalu tinggi untuk aku gapai. namun aku tau aku tak boleh menyerah dalam diam, kendati jauh dari orang-orang yang aku sayangi, aku harus tetap memasang pancaran kebahagiaan di setiap sudut wajahku. entah sampai kapan ku akan tetap begini, tersudut sepi dalam angan dan cita, menanti harapan yang tak kunjung pasti, akankah aku bertahan dengan desiran badai ini atau malah terjungkir balik dalam kehancuran abadi……

Tuhan…..

sungguh aku hanyalah manusia lemah yang tak berdaya…..

kugoreskan tinta sebagai pengganti kata, ku singkapkan segala resah gelisah dan gundah gulana yang membludak dijiwa.

haruskah ku lanjutkan ketidak pastian ini???

aku letih dalam pengharapan.

aku pasrah dalam penantian yang tiada berhujung.

sungguh rasanya tak adil bermain dengan perasaan yang tak menentu.

wajarkah aku yang merasa bersalah?

Tuhan….

titipkan aku pada dia yang lebih berani bertanggung jawab atas diriku.

dia yang lebih berani terhadapku.

letih dalam pinta dan doa, berharap kasih akan datang menjelma bagai air kehidupan.

ungkapan yang tak pernah dapat tuk ku sadari

bahkan tak mampu tuk ku telusuri segala makna yang tersirat dalam tiap bait harap dan pinta.

smoga ia sadar akan apa yang sedang terjadi…..

sebuah penantian panjang yang akan segera sirna..

dalam pinta dan harapku menanti dalam angan dan cita…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.